PC yang telah melewati
POST (Power on Self-Test) dianggap secara hardware dan instaslasinya baik.
Tetapi untuk mengetahui kemampuan dan kinerjanya perlu dilaksanakan tes. Khusus
untuk perangkat keras, PC menyediakan saluran Input dan Output, diantaranya
yaitu :
Pada saat POST dilakukan sebenarnya sebagian peralatan I/O sudah dicek, tetapi untuk lebih mudah dalam memeriksa dan mengenali permasalahan pada I/O bisa kita lakukan pada saat di dalam sistem operasi dengan cara mencoba fungsi-fungsinya.
I/O bekerja sebagai
sebuah perangkat keras yang dikontrol oleh perangkat lunak untuk menyalurkan
data-data digital. Sehingga baik perangkat keras maupun perangkat lunak akan
saling mendukung kerja I/O. Di sini POST akan mencatat dan menguji unit I/O
yang terpasang dan sistem operasi akan mengaktifkan fungsi-fungsi I/O tersebut
agar dapat digunakan untuk program aplikasi.
Adapun gejala yang
ditimbulkan sebagai tanda adanya masalah pada unit I/O sangat beraneka macam,
seperti : alat tidak bekerja dengan baik, informasi di layar, kode beep, dan
lain-lain.
1. Prosedur Test
Untuk lebih mudahnya test
dilakukan dengan bantuan beberapa peralatan eksternal, yaitu printer yang
terpasang pada paralel port atau USB port, mouse PS2 dan serial, Monitor yang
selalu terpasang di card VGA, disket untuk pengujian disk drive dan CD untuk CD
ROM drive. Dan dengan Program Aplikasi misalnya Microsoft word dapat dicoba beberapa
kemungkinan kesalahan. Adapun urutan prosedur test yang dilakukan adalah
sebagai berikut :
1. Semua peralatan
dipasang pada port yang sesuai. Khusus mouse sebaiknya bergantian (PS/2 atau
COM 1 atau COM 2, atau USB).
2. Booting
komputer, POST akan mengecek semua saluran I/O dan alamat I/O. Jika tidak ada
masalah maka semua I/O yang tersedia berfungsi dengan baik.
3. Pengecekkan fungsi
Keyboard dan Mouse.
4. Pengecekkan
tampilan pada layar monitor, jika tidak ada masalah maka setting layar monitor
dapat dimaksimalkan.
5. Pengecekkan
paralel port dan USB melalui program aplikasi Microsoft word.
6. Pengecekkan
pembacaan disk dan CDROM melalui Windows Explorer.
Test dilakukan termasuk dengan
mengecek driver dari peralatan yang dihubungkan dengan I/O. Karena bisa saja
sesuatu peralatan atau komponen yang dipasang dapat bekerja, tetapi tidak
optimal karena driver yang digunakan belum sesuai dengan peralatan.
2. Pesan/Peringatan
Kesalahan
Pesan/peringatan
kesalahan dapat diketahui melalui tampilan secara visual dilayar monitor dan
dapat berkerjanya peralatan yang terpasang di I/O.
Berdasarkan prosedur tes yang
dilakukan maka akan didapatkan pesan/peringatan kesalahan sebagai tanda adanya
masalah di PC.
Adapun gejala dan pesan tersebut
adalah sebagai berikut :
No.
|
Gejala
|
Diagnosa Pesan/ Peringatan kesalahan
|
1.
|
Keyboard
tidak bekerja
|
-
Hubungan Keyboard dan PC bermasalah
-
Keyboard rusak atau saluran keyboard di Motherboard
rusak
|
2.
|
Mouse tidak bekerja (PS2/Com/USB)
|
-
Hubungan Mouse dan PC bermasalah
-
Mouse rusak atau saluran mouse (PS2/Com/USB) di
Motherboard rusak
|
3.
|
Monitor Tidak Dapat menampilkan
gambar
|
-
Hubungan antara VGA card dan monitor bermasalah
-
VGA card brmasalah
-
Monitor bermasalah
|
4.
|
Monitor
menampilkan resolusi dan warna tidak optimal
|
-
Setting driver monitor
-
Hubungan antara VGA card dan monitor bermasalah
-
VGA card brmasalah
-
Monitor bermasalah
|
5.
|
Print
preview pada program aplikasi tidak dapat dilakukan
|
-
Driver printer belum terintsall
|
6.
|
Print
tidak dapat dilaksanakan
(Printer
melaui LPT/USB)
|
-
Driver belum benar
-
Hubungan printer dengan LPT/USB bermasalah
-
Power belum aktif
-
Tidak tersedia kertas atau tinta tidak tersedia.
-
Catride tinta tidak ada
-
Printer rusak
|
7.
|
Mencetak
tidak sesuai dengan yang diinginkan, misal berulang-ulang, hal tidak sesuai
dll
|
-
Setting printer belum selesai
|
8.
|
Disk
dan CD ROM tidak
terdeteksi
|
-
Hubungan instalasi fisik dan power disk/CD ROM
dengan motherboard bermasalah.
-
Setup di BIOS belum sesuai
-
Aktifasi hardware diskdrive di windows bermasalah
|
9.
|
Disk
atau CD ROM Tidak
dapat
membaca data
|
-
Disket/CD ROM yang dibaca bermasalah
-
Head atau sensor baca (optic) bermasalah, mungkin
kotor, setting fisik berubah atau sudah lemah (rusak)
|
Selain beberapa gejala kerusakan yang
telah disebutkan dapat pula dikenali dan didentifikasi sebagai masalah yaitu
informasi yang ditampilkan oleh komputer jika ada masalah. Seperti komentar
Disk Not Found, No Printer Install dan lain-lain. Komentar sesuai dengan maslah
yang timbul.
3. Langkah-langkah
mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan
Untuk mengenal dan mengidentifikasi
pesan/peringatan kesalahan, harus mempraktekkan dan mengamati PC dari saat booting,
aktifasi sistem operasi, menjalankan beberapa aplikasi, mencoba peralatan I/O
dan membaca buku manual setiap kompone PC, buku utility, setting peralatan
baru. Dari situ akan diketahui bekerja tidaknya I/O atau peralatan I/O yang
terpasang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar